Skip to content
Published Oktober 15, 2019 | 299 views

Orang sukses selalu (tidak semua, but at least kebanyakan dari mereka) memperhatikan rutinitas hariannya. Mereka berusaha untuk menyeimbangkan antara pekerjaan, pengembangan diri, dan kontribusi pada komunitas disekitar mereka. Kalau bahasa keren jaman sekarang sih bilangnya work-life balance. Benjamin Franklin (Ben) adalah salah satu diantara tokoh sukses yang berhasil mengatur kehidupan pribadi dan pekerjaannya itu dengan menyusun rutinitas harian dengan baik.

Benjamin Franklin adalah seorang tokoh Amerika Serikat yang terkenal dan telah meninggalkan banyak karya di dalam hidupnya. Dia juga dikenal sebagai seorang penulis, penerbit, politisi, serta diplomat. Sebagai orang yang dapat dibilang sibuk di masa Revolusi Amerika sekitar 300 tahun yang lalu, ternyata Ben menyusun rutinitas hariannya dengan baik. Mari kita pelajari apa yang dia coba lakukan dan kita adopsi di kehidupan modern ini

Pagi: membereskan pekerjaan rumah, membuat Agenda, dan belajar

Ben bangun pukul 4 pagi. Setelah bangun, ia melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci kemudian ia membuat agenda untuk hari itu. Tak lupa setelah mengerjakan semuanya, ia belajar mengenai hal yang ia sukai. Maka wajar saja jika Ben memiliki lebih dari satu profesi pada saat itu.

Di masa teknologi modern ini, tidak sulit untuk membuat agenda harian dengan gadget lu. Lu bisa gunakan Google Keep. Google Keep dapat membantu lu dengan menuliskan pekerjaan-pekerjaan pada notes warna-warni. Lu tinggal menuliskan pekerjaan yang ingin lu lakukan di hari itu di Keep. Hebatnya, notes tersebut akan tersinkronisasi otomatis di Laptop maupun Smartphone.

Gua percaya otak seperti loteng, memiliki kapasitas yang terbatas dan penuh barang-barang. Salah satu cara agar loteng itu tidak penuh, adalah dengan mengeluarkan barang-barang yang ada di dalamnya atau menyortir barang yang boleh masuk. Begitu juga otak, sangat penting untuk memilah informasi masuk agar memang sesuai dengan yang ingin lu pelajari atau ketahui.

Maka dari itu, lu dapat menggunakan StumbleUpon. StumbleUpon memungkinkan agar lu mendapatkan artikel-artikel bagus dan menarik sesuai dengan topik yang ingin lu pelajari, setiap harinya. Dengan begitu lu akan lebih mudah terupdate dengan hal yang lu suka tanpa harus terdistraksi dengan artikel-artikel yang menurutmu tidak penting. Juga, lu tidak perlu ribet mencari website sebagai sumber referensi tentang hal yang ingin lu pelajari karena semua sudah tersedia di StumbleUpon. Lu bisa download StumbleUpon di Windows 8 keatas, Android, dan iOS.

Siang-Sore: kerja, kerja, kerja!

Ben menghabiskan waktunya dari siang hingga sore pukul 5 untuk menyelesaikan pekerjaannya. Pekerjaannya yang beragam mengharuskannya membuat agenda yang sangat apik namun tetap fleksibel terhadap perubahan.

Selain menggunakan Keep, lu dapat terus update surat elektronik lu dengan Inbox. Ini merupakan salah satu varian dari Gmail. Lu dapat menghubungkan email Gmail lu dengan Inbox supaya lu bisa menunda email yang ditampilkan. Misalkan, ada email pekerjaan masuk namun bukan prioritas untuk hari itu, lu dapat menundanya untuk ditampilkan besok, lusa, minggu depan, atau kapan-kapan. Hal ini dapat membuatmu fokus melakukan pekerjaan yang pada pagi hari sudah lu rencanakan untuk dikerjakan.

Sore-Malam: cold work atau bersantai

Di malam hari, Ben tetap melakukan pekerjaan yang tidak membutuhkan tenaga ekstra atau waktu banyak, saya menyebutnya dengan cold work. Jika tidak ada, ia memilih untuk bersantai dengan membaca buku atau menulis. Pada akhirnya, Ben mengakhiri kegiatan hariannya dengan tidur pada pukul 10 malam.

Mungkin kalau di masa sekarang, waktu ini dapat lu pergunakan untuk Streaming Youtube atau dengar musik lewat Spotify, atau ini waktu yang tepat untuk cek Instagram dan sosial media lainnya. Lu juga bisa menulis di Kompasiana atau Medium di waktu malam ini.

Ya memang, kita tidak dapat mengikuti sepenuhnya cara Ben dalam mengelola rutinitas harian. Apalagi masing-masing orang di jaman sekarang memiliki kesibukan yang lebih “gila” dari jaman dulu. Tapi hal penting yang harus diingat dari cara Ben mengelola rutinitasnya adalah bagaimana ia tetap berusaha untuk mempelajari hal baru tiap hari dan tetap bersantai menjalani hari (yang mungkin agak dilupakan kita sekarang).

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.